Kemana Arah Tujuan
Kemana Arah Tujuan Anda?
Dimana anda akan menemukan jati diri anda?
Selama hayat masih dikandung badan, cobalah anda mengoreksi diri anda untuk menemukan siapa jati diri anda sebenarnya, dalam artian anda fokuskan diri anda memperhatikan diri anda tapi bukan berarti anda itu egois atau mementingkan diri sendiri, dan jangan terlalu mengoreksi kehidupan orang lain, karena itu tiadalah guna untuk anda, hanya akan menambah anda merasa tidak percaya diri terhadap diri anda sendiri.
Cobalah anda berdiri di depan cermin dan tanya diri anda sendiri, siapa saya? mau apa saya berada di dunia ini? kalau sudah begitu, pastilah anda akan terpokus pada diri anda untuk menjadi seseorang yang bermanfaat untuk orang lain.
Soal tujuan hidup kita perlu mempunyai target, misal mau usia berapakah kita menikah, mau punya mobil 5, punya rumah 4, punya istri 4, ehh hahaha jadi hidup itu mesti ditargetkan, kalau kita tidak mempunyai targetan dalam hidup kita ya apalah artinya hidup ini.
Nah, sekarang kalau soal cinta, kita biarkan saja cinta itu mengalir seperti air, kenapa? mau pagi-paginya ke Neng Rahma, terus siang nya ke Neng Rani, sorenya ke Neng Mona dan Malamnya ke Neng Munaroh, nah cinta itu biarkanlah seperti itu, karena itu bumbu dari perjalan kita untuk menuju Mardhotillah.
Jadi tujuan hidup kita sebenarnya adalah untuk mencari ridho Allah Swt. dimana perjalanan menuju kepada Allah itu sangatlah indah, banyak cukang dan lika-likunya, banyak bumbunya, jadi kita sebagai manusia yang paling mulia di sisi Allah hanya bisa berusaha dan terus berusaha untuk menjadi manusia yang taqwa dan mendapat rahmat dan ridho-Nya.
Dimana anda akan menemukan jati diri anda?
Selama hayat masih dikandung badan, cobalah anda mengoreksi diri anda untuk menemukan siapa jati diri anda sebenarnya, dalam artian anda fokuskan diri anda memperhatikan diri anda tapi bukan berarti anda itu egois atau mementingkan diri sendiri, dan jangan terlalu mengoreksi kehidupan orang lain, karena itu tiadalah guna untuk anda, hanya akan menambah anda merasa tidak percaya diri terhadap diri anda sendiri.
Cobalah anda berdiri di depan cermin dan tanya diri anda sendiri, siapa saya? mau apa saya berada di dunia ini? kalau sudah begitu, pastilah anda akan terpokus pada diri anda untuk menjadi seseorang yang bermanfaat untuk orang lain.
Soal tujuan hidup kita perlu mempunyai target, misal mau usia berapakah kita menikah, mau punya mobil 5, punya rumah 4, punya istri 4, ehh hahaha jadi hidup itu mesti ditargetkan, kalau kita tidak mempunyai targetan dalam hidup kita ya apalah artinya hidup ini.
Nah, sekarang kalau soal cinta, kita biarkan saja cinta itu mengalir seperti air, kenapa? mau pagi-paginya ke Neng Rahma, terus siang nya ke Neng Rani, sorenya ke Neng Mona dan Malamnya ke Neng Munaroh, nah cinta itu biarkanlah seperti itu, karena itu bumbu dari perjalan kita untuk menuju Mardhotillah.
Jadi tujuan hidup kita sebenarnya adalah untuk mencari ridho Allah Swt. dimana perjalanan menuju kepada Allah itu sangatlah indah, banyak cukang dan lika-likunya, banyak bumbunya, jadi kita sebagai manusia yang paling mulia di sisi Allah hanya bisa berusaha dan terus berusaha untuk menjadi manusia yang taqwa dan mendapat rahmat dan ridho-Nya.
Komentar
Posting Komentar